aaargh,. aku sudah lelah mendengar kalian bertengkar,.
ketidak sinkronnya hati dan otak membuatku geram..
tak henti2nya berperang, membuatku semakin susah menenangkan diri dan gundahku..
ada apa sih dengan hati ini?? lalu otak?? kenapa engkau seakan tak mau mengalah pada hati??
harusnya kalian berdua itu sejalan sepemikiran,.
jangan bertikai dibatinku,. karena akan semakin memperparah keadaan..
hati, aku tahu engkau tersiksa karena harus menyimpan rasa cinta yang semestinya belum boleh masuk kedalam hatimu.. engkau seakan memberontak dan mengapresiasikan bahwa engkau kesakitan..
mencintai tapi belum bisa memiliki..
engkau seakan ingin lepaskan semua tapi otak selalu berkata, TIDAK..
otak tak bisa MELENYAPKAN dia dari FIKIRAN ku..
konflik batin bersambung,..
Senin, 22 Juni 2015
BULIR AIR MATA DISEPERTIGA MALAM
Ya Rabb..
hanya ketika bersujud kepadaMu lah aku tenang. .
hanya Engkau lah peredam gundahku. .
Ya Rabb..
bantulah aku meredam rasa cinta ini..
rasa cinta yang begitu menyiksa batin ku..
cinta yang seharusnya belum pantas ku rasakan..
kini ku tahu rasanya meski sedari awal ku tersadar .
aku belum pantas mencinta.. dan jika aku tetap berkeras untuk mencinta. semestinya aku siap patah hati..
hanya ketika bersujud kepadaMu lah aku tenang. .
hanya Engkau lah peredam gundahku. .
Ya Rabb..
bantulah aku meredam rasa cinta ini..
rasa cinta yang begitu menyiksa batin ku..
cinta yang seharusnya belum pantas ku rasakan..
kini ku tahu rasanya meski sedari awal ku tersadar .
aku belum pantas mencinta.. dan jika aku tetap berkeras untuk mencinta. semestinya aku siap patah hati..
Minggu, 21 Juni 2015
WAHAI HATI BERSABARLAH
wahai hati bersabarlah,. bersabar untuk menanti..
hilangkan lah rasa gundah yang menderu,. biarkan hanya Allah menjadi penenang kerisauan yang sedang kau rasa..
jangan lukai hatimu sendiri,. cukuplah kau adukan dengan Rabb mu meski harus berderai air matamu,.
didik hatimu untuk selalu lapang., bersyukurlah agar Allah senantiasa menjaga dan memelihara hatimu,. jika masih terasa perih, berdiamlah sejenak., muhasabah dan sadarkan dirimu..
engkau BELUM PANTAS merasakan yang namanya CINTA jika engkau belum BERKUALITAS !!
jika engkau tetap berkeras untuk mencinta,. bersiaplah patah hati..
yaa patah hati,. yang tentunya akan membuatmu semakin RAPUH dan gampang HANCUR..
ini bukan masalah Virus Merah Jambu yang melanda,. tapi masalah HATI !!
mendidik hati untuk mencintainya dalam diam., memeliharanya agar tetap terjaga., bukan malah membiarkan nya menggebu2 dan membabi buta.,
bersabarlah,. tenangkan hatimu,. Allah yang memberimu rasa cinta,. CINTA itu ANUGERAH,. CINTA itu NIKMAT,. tak akan ada yang berhak MELARANG mu MENCINTA.. :)
buatlah bidadari cemburu :')
Adhilah_AK
hilangkan lah rasa gundah yang menderu,. biarkan hanya Allah menjadi penenang kerisauan yang sedang kau rasa..
jangan lukai hatimu sendiri,. cukuplah kau adukan dengan Rabb mu meski harus berderai air matamu,.
didik hatimu untuk selalu lapang., bersyukurlah agar Allah senantiasa menjaga dan memelihara hatimu,. jika masih terasa perih, berdiamlah sejenak., muhasabah dan sadarkan dirimu..
engkau BELUM PANTAS merasakan yang namanya CINTA jika engkau belum BERKUALITAS !!
jika engkau tetap berkeras untuk mencinta,. bersiaplah patah hati..
yaa patah hati,. yang tentunya akan membuatmu semakin RAPUH dan gampang HANCUR..
ini bukan masalah Virus Merah Jambu yang melanda,. tapi masalah HATI !!
mendidik hati untuk mencintainya dalam diam., memeliharanya agar tetap terjaga., bukan malah membiarkan nya menggebu2 dan membabi buta.,
bersabarlah,. tenangkan hatimu,. Allah yang memberimu rasa cinta,. CINTA itu ANUGERAH,. CINTA itu NIKMAT,. tak akan ada yang berhak MELARANG mu MENCINTA.. :)
buatlah bidadari cemburu :')
Adhilah_AK
Rabu, 17 Juni 2015
Ribuan Malaikat Mendo'akan Orang Yang Di Caci Maki
Ribuan Malaikat Mendo'akan Orang Yang Di Caci Maki
Suatu hari, Rasulullah SAW bertamu ke rumah Abu Bakar Ash-Shidiq. Ketika bercengkrama dengan Rasulullah, tiba-tiba datang seorang Arab Badui menemui Abu Bakar dan langsung mencela Abu Bakar. Makian, kata-kata kotor keluar dari mulut orang itu. Namun, Abu Bakar tidak menghiraukannya. Ia melanjutkan perbincangan dengan Rasulullah. Melihat hal ini, Rasulullah tersenyum.
Kemudian, orang Arab Badui itu kembali memaki Abu Bakar. Kali ini, makian dan hinaannya lebih kasar. Namun, dengan keimanan yang kokoh serta kesabarannya, Abu Bakar tetap membiarkan orang tersebut. Rasulullah kembali memberikan senyum....
Semakin marahlah orang Arab Badui tersebut. Untuk ketiga kalinya, ia mencerca Abu Bakar dengan makian yang lebih menyakitkan. Kali ini, selaku manusia biasa yang memiliki hawa nafsu, Abu Bakar tidak dapat menahan amarahnya. Dibalasnya makian orang Arab Badui tersebut dengan makian pula. Terjadilah perang mulut. Seketika itu, Rasulullah beranjak dari tempat duduknya. Ia meninggalkan Abu Bakar tanpa mengucapkan salam.
Melihat hal ini, selaku tuan rumah, Abu Bakar tersadar dan menjadi bingung. Dikejarnya Rasulullah yang sudah sampai halaman rumah. Kemudian Abu Bakar berkata, "Wahai Rasulullah, janganlah Anda biarkan aku dalam kebingungan yang sangat. Jika aku berbuat kesalahan, jelaskan kesalahanku!"
Rasulullah menjawab, "Sewaktu ada seorang Arab Badui datang dengan membawa kemarahan serta fitnahan lalu mencelamu, kulihat tenang, diam dan engkau tidak membalas, aku bangga melihat engkau orang yang kuat mengahadapi tantangan, menghadapi fitnah, kuat menghadapi cacian, dan aku tersenyum karena ribuan malaikat di sekelilingmu mendoakan dan memohonkan ampun kepadamu, kepada Allah SWT."
Begitu pun yang kedua kali, ketika ia mencelamu dan engkau tetap membiarkannya, maka para malaikat semakin bertambah banyak jumlahnya. Oleh sebab itu, aku tersenyum. Namun, ketika kali ketiga ia mencelamu dan engkau menanggapinya, dan engkau membalasnya, maka seluruh malaikat pergi meninggalkanmu.
Hadirlah iblis di sisimu. Oleh karena itu, aku tidak ingin berdekatan dengan kamu aku tidak ingin berdekatan dengannya, dan aku tidak memberikan salam kepadanya.
Setelah itu menangislah abu bakar ketika diberitahu tentang rahasia kesabaran bahwa itu adalah kemuliaan yang terselubung.
UNTUK SEBUAH HATI YANG TERSAKITI
Rasa sakit yang terus menyapamu selama ini adalah ujian dan cobaan dari ALLAH untuk mengetahui seberapa kokohnya engkau menjalani apa yang engkau yakini atas-NYA.
Seberapa seriuskah engkau dalam menapaki jalan kehidupan yang sudah ALLAH gariskan.
Yakinlah Duhai Hati Yang Tersakiti.
Rasa sakit yang ALLAH berikan kepadamu itu.
Yang tersaji dalam bentuk ujian dan cobaan itu.
Yang tersaji dalam bentuk ujian dan cobaan itu.
Adalah sebagai bentuk perhatian khusus-NYA kepadamu,
sebagai bentuk betapa ALLAH masih sayang kepadamu.
sebagai bentuk betapa ALLAH masih sayang kepadamu.
Segala permasalahan yang engkau temui di sekitarmu itulah yang akan mengajarkan kepadamu untuk dapat memahami sekitarmu dengan lebih bijak.
Yang dapat mengajarkanmu untuk lebih bersyukur.
Yang akan mengajarkanmu untuk lebih mengenal-NYA.
Yang akan mengajarkanmu untuk lebih mendekat kepada-NYA.
Yang akan mengajarkanmu untuk lebih mengenal-NYA.
Yang akan mengajarkanmu untuk lebih mendekat kepada-NYA.
Duhai Hati Yang Tersakiti..
Walau semua itu terasa berat bagimu tetaplah ISTIQOMAH.
Selama engkau selalu menyertakan ALLAH dalam segala hal.
Selama engkau selalu menyertakan ALLAH dalam segala hal.
PERCAYALAH..
Kamu mampu menjalaninya.
Kamu mampu menjalaninya.
Bagi ALLAH jika itu yang terbaik bagi dirimu tidak ada yang tidak mungkin.
MAKA pasrahkan dan serahkanlah semua kepadanya-NYA.
Terpautnya dirimu pada Sang KHALIQ.
Terpautnya dirimu pada Sang KHALIQ.
Itulah yang akan membuatmu semakin Cantik dan Tangguh Duhai HATI.
Semoga Allah memberikan kita petunjuk dan hidayah-Nya, agar di setiap ilmu yang kita miliki, dapat menggerakkan kita untuk lebih dekat lagi kepada Allah. Aamiin.
LIHATLAH.. aku sedang BERJUANG :')
for u my destiny,. :')
lihatlah,. aku sedang berjuang,.
iya sedang berjuang,. bukan berjuang mencarimu,.
tapi berjuang untuk terus belajar menjadi muslimah yang berkualitas untukmu yang terhebat,.
belajar menjadi seorang wanita yang berwawasan luas,.
aku sedang belajar menjadi seorang wanita yang berpaham,.
agar nanti aku bisa menjalankan peranku sebaik mungkin..
mendampingimu, menyemangatimu,.
aku belajar agar aku bisa menjadi calon istri yang bisa menenangkan gundahmu.,
aku belajar, agar nanti aku bisa engkau bawa kemana engkau suka..
aku siap,. aku akan memposisikan diriku menjadi pendamping yang terbaik..
my destiny,. taukah??
saat aku mulai malas belajar agama,. aku ingat bahwa anak2 ku nanti berhak lahir dari rahim seorang wanita cerdas..
lihatlah,. aku sedang berjuang,.
iya sedang berjuang,. bukan berjuang mencarimu,.
tapi berjuang untuk terus belajar menjadi muslimah yang berkualitas untukmu yang terhebat,.
belajar menjadi seorang wanita yang berwawasan luas,.
aku sedang belajar menjadi seorang wanita yang berpaham,.
agar nanti aku bisa menjalankan peranku sebaik mungkin..
mendampingimu, menyemangatimu,.
aku belajar agar aku bisa menjadi calon istri yang bisa menenangkan gundahmu.,
aku belajar, agar nanti aku bisa engkau bawa kemana engkau suka..
aku siap,. aku akan memposisikan diriku menjadi pendamping yang terbaik..
my destiny,. taukah??
saat aku mulai malas belajar agama,. aku ingat bahwa anak2 ku nanti berhak lahir dari rahim seorang wanita cerdas..
Selasa, 16 Juni 2015
RENUNGAN
في ليلة من الليال
لست أدري ما اعتراني
ظلمةٌ تغمرني يا رب
Di suatu malam dari sekian malam,
Aku tidak tahu apa yang terjadi padaku,
Kegelapan menyelubungi diriku, wahai Tuhan.
الأرض ضاقت والسماء
وقلبي ما عرف الضياء
والدمع بات يبكي يا إلهي
Bumi dan langit ku rasakan sempit,
Hatiku tidak menjumpai cahaya,
Dan air mataku sentiasa bercucuran, wahai Tuhanku.
عصيت والذنب كبير
وإني في حزني أسير
مقيد بالذنب يا رب
Aku ingkar dan dosaku bertimbun,
Sesungguhnya aku di dalam penjara kesedihan,
Dirantai oleh dosa-dosaku, wahai Tuhan.
فهل يستحق يا إلهي
العفو مجرماً
مقرٌّ بالذنوب يا إلهي
Akan layakkah, wahai Tuhanku,
kemaafan diberikan kepada si pesalah,
yang sering berbuat dosa, wahai Tuhanku?
أنت الذي خلقتني
رحمتني ورزقتني
دوماً يا رب قد كنت معي
Engkau yang menciptakanku,
Mengasihiku dan memberikanku rezeki,
Wahai Tuhan, Engkau sentiasa mendampingiku,
لكنني نأيت عنك
نسيت ما قد كان لك
وسرت في طريقي يا إلهي
Namun aku pula menjauhi-Mu,
Aku melupai apa yang ada pada-Mu,
Dan aku mengikuti jalanku sendiri, wahai Tuhanku.

واليوم يا رب أعود
من ظلمة خلف الحدود
فالقلب منكسر وطرفي حائر
Pada hari ini wahai Tuhan, aku kembali
daripada kegelapan di belakang sempadan,
Hatiku berkecai dan jalanku mengelirukan,
وأنا الغريق فلا أرى
إلا سواك لي منقذاً
لا ملجأ ولا منجى إلا أنت يا إلهي
Aku yang kelemasan tidak melihat sesiapa
melainkan Engkau untuk menyelamatkanku,
Tiada tempat berpaling, tiada penyelamat kecuali Engkau, wahai Tuhanku!
Senin, 08 Juni 2015
BILA SUSAH MENGHAFAL, BACALAH SEMOGA DIMUDAHKAN MENGHAFAL AL-QURAN SETELAH MEMBACA INI
Ada seorang santri dari Indonesia menuntut ilmu di Rubath Tarim pada zaman Habib Abdullah bin Umar Asy-Syathiri. Setelah di sana 4 tahun, santri itu minta pulang. Dia pamit minta izin pulang kepada Habib Abdullah.
“Habib, saya mau pulang saja.”
“Lho, kenapa?” tanya beliau.
“Bebal otak saya ini. Untuk menghafalkan setengah mati, tidak pantas saya menuntut ilmu, saya minta izin mau pulang.”
Habib Abdullah berkata “Jangan dulu, sabar.”
“Sudah Bib, saya sudah empat tahun bersabar, sudah tidak kuat, lebih baik saya menikah saja.”
Lalu beliau berkata “Sebentar, saya mau mengetes dulu bagaimana kemampuanmu menuntut ilmu.” santri itu menjawab “Sudah bib, saya menghafalkan setengah mati, tidak hafal- hafal.”
Habib Abdullah kemudian masuk ke kamar, mengambil surat-surat untuk santri itu. Pada masa itu surat-surat dari Indonesia ketika sampai di Tarim tidak langsung diberikan. Surat tersebut tidak akan diberikan kecuali setelah santri itu menuntut ilmu selama 15 tahun.
Kemudian Habib Abdullah menyerahkan seluruh surat itu kepadanya, kecuali satu surat.
Setelah diterima, dibacalah surat-surat itu sampai selesai. Satu surat yang tersisa kemudian diserahkan.
“Ini surat siapa?” tanya Habib.
“Owh, itu surat ibu saya.”
“Bacalah!”
Santri itu menerima surat dengan perasaan senang, kemudian dibacanya sampai selesai.
Saat membaca, kadang dia tersenyum sendiri, sesekali diam merenung, dan sesekali dia sedih.
“Sudah kamu baca?” tanya beliau lagi.
“Sudah ya habib.” “Berapa kali?” tanya beliau.
“Satu kali ya habib.” “Tutup surat itu! Apa kata ibumu?”
“Ibu saya berkata saya disuruh mencari ilmu yang bener, bapak sudah membeli mobil baru. Adik saya sudah diterima bekerja di sini, dan lain-lain.”
Isi surat yang panjang itu dia berhasil menceritakannya dengan lancar dan lengkap. Tidak ada yang terlewatkan.
“Baca satu kali kok hafal? Katanya bebal gak hafal-hafal, sekarang sekali baca kok langsung hafal dan bisa menyampaikan.” kata Habib dengan pandangan serius.
Santri itu bingung tidak bisa menjawab. Dia menganggap selama ini dirinya adalah seorang yang bodoh dan tidak punya harapan. Sudah berusaha sekuat tenaga mempelajari ilmu agama, dia merasa gagal. Tetapi membaca surat ibunya satu kali saja, dia langsung paham dan hafal.
Habib Abdullah akhirnya menjelaskan kenapa semua ini bisa terjadi. Beliau mengatakan:
ﻷﻧﻚ ﻗﺮﺃﺕ ﺭﺳﺎﻟﺔ ﺃﻣﻚ ﺑﺎﻟﻔﺮﺡ ﻓﻠﻮ ﻗﺮﺃﺕ ﺭﺳﺎﻟﺔ ﻧﺒﻴﻚ ﺑﺎﻟﻔﺮﺡ
ﻟﺤﻔﻈﺖ ﺑﺎﻟﺴﺮﻋﺔ
“Sebab ketika engkau membaca surat dari ibumu itu dengan perasaan gembira. Ini ibumu, coba jika engkau membaca syariat Nabi Muhammad Saw dengan bahagia dan bangga, ini adalah Nabiku, niscaya engkau sekali baca pasti langsung hafal. ”
Banyak saudara-saudara kita (atau malah kita sendiri) yang tanpa sadar mengalami yang dirasakan santri dalam kisah di atas. Jawabannya adalah rasa cinta. Kita tidak menyertakan perasaan itu saat membaca dan mempelajari sesuatu, sehingga kita merasa diri kita bodoh dan tidak punya harapan sukses.
Banyak orang merasa bodoh dalam pelajaran, tetapi puluhan lagu-lagu cinta hafal di luar kepala. Padahal tidak mengatur waktu khusus untuk menghapalkannya.
ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺍﻓﺘﺢ ﻋﻠﻴﻨﺎ ﻓﺘﻮﺡ ﭐﻟﻌﺎﺭﻓﻴﻦ ﻭﺍﺭﺯﻗﻨﺎ ﻓﻬﻢ ﺍﻟﻨﺒﻴـﻴﻦ ﻭﺇﻟﻬﺎﻡ ﭐﻟﻤﻼﺋﻜﺔ
ﺍﻟﻤﻘﺮ
Kamis, 04 Juni 2015
sepenggal rindu
for u my destiny..
Assalamualaykum...
biarkan do'a mengiringi langkahku & langkahmu..
sampai nanti akhirnya kita dipertemukan,.
aku tidak memiliki alasan untuk meninggalkanmu,.
jika pun nanti aku memilikinya,.
ketahuilah,. aku tidak akan menggunakannya,.
disetiap hati hanya Allah yang Tahu,.
setiap rindu juga hanya Allah yang Tahu,.
semoga rinduku ini tersampaikan,.
sehingga lidah tak tergesa mengucapkannya,.
calon imamku,. lihatlah betapa aku mencintaimu karena Allah,.
menantimu dalam sabar, merindu dalam untaian do'a..
menjaga hati dengan menuliskan bait2 kata cinta untukmu,.
merasakan keberadaanmu, menanti kedatanganmu,,
semoga engkau sehat disana,. berjuanglah my destiny,.
do'aku mengiringimu,. semoga Allah pertemukan kita nanti dalam ketaatan,.
aku setia menantimu,. cepatlah datang jemput aku,. aku merindukanmu,, :')
disini aku sedang belajar menjadi muslimah berkualitas untukmu yang terhebat,.
uhibbukafillah,.
salam rindu
future wife
adhilah_AK
Assalamualaykum...
biarkan do'a mengiringi langkahku & langkahmu..
sampai nanti akhirnya kita dipertemukan,.
aku tidak memiliki alasan untuk meninggalkanmu,.
jika pun nanti aku memilikinya,.
ketahuilah,. aku tidak akan menggunakannya,.
disetiap hati hanya Allah yang Tahu,.
setiap rindu juga hanya Allah yang Tahu,.
semoga rinduku ini tersampaikan,.
sehingga lidah tak tergesa mengucapkannya,.
calon imamku,. lihatlah betapa aku mencintaimu karena Allah,.
menantimu dalam sabar, merindu dalam untaian do'a..
menjaga hati dengan menuliskan bait2 kata cinta untukmu,.
merasakan keberadaanmu, menanti kedatanganmu,,
semoga engkau sehat disana,. berjuanglah my destiny,.
do'aku mengiringimu,. semoga Allah pertemukan kita nanti dalam ketaatan,.
aku setia menantimu,. cepatlah datang jemput aku,. aku merindukanmu,, :')
disini aku sedang belajar menjadi muslimah berkualitas untukmu yang terhebat,.
uhibbukafillah,.
salam rindu
future wife
adhilah_AK
Rabu, 03 Juni 2015
Langganan:
Postingan (Atom)
